Leave Your Message
Kategori Berita

Batang Berulir DIN 975 Batang berulir: Tingkat dan Aplikasi

18 September 2025

DIN 975 adalah standar Jerman yang menetapkan persyaratan untuk batang berulir penuh, yang biasa disebut sebagai batang ulir atau baut stud. Batang ini merupakan pengencang kontinu dengan ulir di sepanjang keseluruhan panjangnya, memungkinkan mur untuk dikencangkan di titik mana pun. Komponen ini serbaguna dan digunakan di berbagai industri karena kekuatan dan kemampuan adaptasinya.

                          1.png

Tingkat dan Bahan

DIN 975 batang berulir diproduksi dalam berbagai tingkat kekuatan dan dari berbagai bahan untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi:

• Baja Karbon (misalnya, 4.8, 5.8, 6.8, 8.8, 10.9, 12.9): Ini adalah pilihan umum dan hemat biaya. Baja dengan mutu lebih rendah seperti 4.8 cocok untuk keperluan umum, sedangkan baja dengan mutu lebih tinggi seperti 8.8, 10.9, dan 12.9 menawarkan kekuatan tarik yang lebih tinggi untuk aplikasi mekanis dan struktural yang lebih menuntut.
• Baja Tahan Karat (A2/A4 atau 304/316): Batang baja tahan karat, seperti A2-70 (tipe 304) atau A4-80 (tipe 316, mengandung molibdenum), memberikan ketahanan korosi yang sangat baik. Hal ini menjadikannya ideal untuk lingkungan yang terpapar kelembapan, bahan kimia, pengolahan makanan, peralatan medis, dan aplikasi kelautan (nautika).
• Baja Paduan (misalnya, ASTM A193 B7, B16): Baja ini digunakan dalam aplikasi berkekuatan tinggi dan suhu tinggi, seperti di industri minyak dan gas.
• Material Non-Logam (misalnya, Nylon 66): Batang berulir plastik menawarkan sifat-sifat seperti isolasi listrik, ketahanan terhadap korosi, dan ketahanan terhadap benturan.

Berbagai macam perlakuan permukaan dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja, termasuk polos (warna asli), oksida hitam, galvanis (berlapis seng - biru/putih, kuning, atau celup panas), dan banyak lagi.

Skenario Aplikasi

Penerapan batang berulir DIN 975 sangat luas, sebagian besar ditentukan oleh kelas dan materialnya:

1. Konstruksi dan Bangunan: Ini adalah area aplikasi utama. Batang berulir banyak digunakan untuk menggantung langit-langit, menghubungkan elemen struktural, menancapkan ke beton (memberikan dukungan sementara atau permanen untuk fondasi), dan dalam konstruksi bangunan logam. Batang ini juga digunakan dalam pekerjaan bangunan perumahan.
2. Aplikasi Industri dan Mekanik: Dalam mesin dan peralatan, batang ini berfungsi sebagai pengencang, gandar, poros, atau untuk memposisikan komponen. Batang baja karbon bermutu tinggi (8.8, 10.9) sering dipilih karena kekuatan dan daya tahannya dalam pengaturan ini.
3. Industri Spesialis:
· Minyak dan Gas: Baja paduan berkekuatan tinggi (seperti ASTM A193 B7) digunakan di sektor ini karena keandalannya dalam menghadapi tekanan dan kondisi yang berat.
• Tenaga dan Energi: Komponen ini digunakan pada menara transmisi listrik dan merupakan bagian dari sistem energi angin.
· Otomotif dan Manufaktur: Digunakan dalam jalur perakitan dan di dalam komponen kendaraan.
4. Lingkungan Tahan Korosi: Batang baja tahan karat (A4/A2) sangat penting dalam:
• Pengolahan Makanan dan Minuman: Di mana kebersihan dan ketahanan terhadap bahan pembersih sangat penting.
• Pabrik Kimia dan Farmasi: Untuk menangani zat korosif.
• Aplikasi Kelautan dan Lepas Pantai: Di ​​mana ketahanan terhadap air asin sangat penting.
• Peralatan Medis: Di mana kebersihan dan ketahanan terhadap korosi diperlukan.
5. Aplikasi Kelistrikan dan Elektronik: Batang berulir nilon sangat berharga di sini karena sifat isolasi listriknya, mencegah korsleting.
6. Kegunaan Umum dan DIY: Batang baja karbon kelas rendah banyak digunakan dalam dekorasi rumah, perakitan furnitur, perpipaan, dan berbagai tugas pemeliharaan umum.

                                             1.png

Singkatnya, tingkatan dan materi dari sebuah Batang berulir DIN 975—dari baja karbon standar hingga baja tahan karat atau nilon khusus—menentukan kesesuaiannya untuk berbagai macam aplikasi, mulai dari konstruksi tugas berat dan mesin industri hingga lingkungan korosif dan tugas isolasi listrik.