Leave Your Message
Kategori Berita

Metode pemasangan baut struktur baja yang benar

2025-07-03

Dalam bidang teknik bangunan dan jembatan modern, baut struktur baja, sebagai "sambungan kerangka logam", kualitas pemasangannya secara langsung menentukan stabilitas struktur secara keseluruhan. Artikel ini akan secara sistematis memperkenalkan proses pemasangan baut berkekuatan tinggi yang terstandarisasi (termasuk tipe gesekan dan tipe penahan tekanan), dan memberikan solusi praktis bagi tim konstruksi yang dikombinasikan dengan masalah umum dalam praktik teknik.

1. Pekerjaan Persiapan: Titik awal yang akurat hingga milimeter

Penerimaan material

Periksa kesesuaian antara tingkat kinerja baut (seperti 8.8S, 10.9S) dan sertifikat garansi.

Periksa secara acak toleransi diameter sekrup menggunakan jangka sorong (dengan toleransi penyimpangan ±0,02 mm).

Pastikan lapisan anti karat pada gasket masih utuh.

Perawatan permukaan kontak

Penghilangan karat dengan sandblasting hingga standar grade Sa2.5 (kekasaran permukaan 40-80μm)

Pengujian koefisien anti-selip permukaan gesekan harus diselesaikan dalam waktu 72 jam (≥0,45 memenuhi syarat).

Kalibrasi alat

Kunci torsi listrik perlu dikalibrasi setiap hari (dengan kesalahan yang terkontrol dalam ±3%).

Siapkan pengencangan awal dengan kunci pas impak (atur nilai torsi hingga 50% dari pengencangan akhir).

2. Proses instalasi standar enam langkah

Langkah 1: Cobalah pada lubang yang sesuai

Pasang pelat penghubung dengan paku sementara (jumlah paku sementara ≥ 15% dari jumlah lubang baut)

Saat memasukkan baut, pemukulan paksa sangat dilarang. Jika penyimpangan diameter lubang melebihi 1 mm, pengerjaan ulang dan pembuatan ulang diperlukan.

Langkah 2: Pengencangan dan penempatan awal

Putaran searah dengan arah radiasi dari pusat ke pinggiran.

Metode penandaan goresan diadopsi untuk mencegah pengencangan yang terlewat (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1).

Langkah 3: Terakhir, kencangkan dan amankan.

Metode torsi untuk baut kepala segi enam besarTorsi pengencangan akhir = koefisien k × nilai pramuat desain × diameter baut

Standar kualifikasi untuk baut torsi-geser adalah patahnya kepala baut berbentuk bunga plum.

Langkah 4: Periksa kembali dan kencangkan kembali

Inspeksi harus diselesaikan dalam waktu 4 jam setelah pengencangan terakhir.

Lakukan pemeriksaan torsi secara acak pada 10% baut yang dipilih menggunakan kunci kalibrasi.

Langkah 5: Penyegelan anti-korosi

Oleskan gemuk anti-korosi molibdenum disulfida pada ulir yang terbuka.

Celah di antara pelat simpul diisi dengan bahan perekat.

Langkah 6: Dokumentasi proses

Buatlah berkas yang dapat dilacak yang mencakup nomor batch baut, personel yang melakukan pengencangan, dan data inspeksi.

3. Solusi untuk Masalah Umum

Penyimpangan posisi lubang: Reamer lebih disukai untuk merapikan lubang, dan penggunaan reamer dengan api dilarang keras.

Konstruksi di hari hujan: Pasang pelindung hujan untuk memastikan kadar kelembapan permukaan gesekan tidak lebih dari 8%.

Pengetatan akhir tertunda: Jika pengencangan akhir tidak selesai dalam waktu 24 jam, pengencangan awal baru diperlukan.

4. Arah Inovasi Teknologi

Sistem kontrol torsi cerdas (pengunggahan data pengencangan secara real-time ke platform BIM)

Teknologi pengujian ultrasonik phased array untuk pramuat baut.

Penginderaan diri baut (dengan sensor serat optik terintegrasi untuk memantau perubahan tegangan)